Hari Pertama Seminar Internasional dan Upgrading Da’i Digelar di Aula Bupati Sambas

Sambas, Kalbar – Koran Perangi Korupsi

Pemerintah Daerah Kabupaten Sambas menggelar hari pertama Seminar Internasional dan Upgrading Da’i di Aula Kantor Bupati Sambas, Selasa (7/4/2026).

Sesuai agenda, kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai 7 hingga 9 April 2026, dan diikuti peserta dari enam negara, yakni Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam, Singapura, Thailand, dan Filipina.

Seminar mengusung tema “Ketahanan Pangan di Beranda Negara: Strategi Membangun Kedaulatan dari Daerah Perbatasan”, yang menitikberatkan pada penguatan peran daerah perbatasan dalam mendukung kedaulatan pangan nasional.

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Sambas H. Satono, S.Sos.I., M.H., Wakil Menteri Dalam Negeri RI Komjen Pol (Purn) Dr. Akhmad Wiyagus, S.I.K., M.Si., M.M., Menteri Industri Makanan Sarawak YB Dato Sri Stephen Rundi Utom, Prof. Dr. Haji Sanib bin Haji Said dari Sarawak, Konjen RI Kuching Dr. Abdullah Zulkifli, Sarafian Salleh, M.Eng.Sc., M.I.E.S. dari Singapura, Syarifah Maharanee dari Filipina, Haji Dzulkiflee bin Haji Abd. Latif dari Brunei Darussalam, Nik Abdul Rakib bin Nik Hassan dari Thailand, serta Prof. H. Triyo Supriyatno, Ph.D. dari Indonesia.

Turut hadir Wakil Bupati Sambas H. Heroaldi Djuhardi Alwi, S.T., M.T., Ketua DPRD Sambas H. Abu Bakar, S.Pd.I., Sekda Sambas Ir. H. Fery Madagaskar, M.Si., jajaran Forkopimda, instansi vertikal, Kemenag Sambas, Polres Sambas, Kodim 1208/Sambas, Pengadilan Negeri Sambas, Kejari Sambas, pengurus dan anggota Parmusi, kepala OPD, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para undangan lainnya.

Rangkaian acara diawali dengan tarian budaya Melayu Sambas, dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya, pengenalan narasumber dari masing-masing negara, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, serta doa yang dipimpin Kepala Kemenag Sambas. Acara secara resmi dibuka oleh Wakil Menteri Dalam Negeri RI.

Dalam wawancara dengan awak media, Bupati Sambas H. Satono menyampaikan optimisme terhadap peningkatan produksi beras di Kabupaten Sambas.

“Kita yakin dan selalu optimistis produksi beras di Sambas akan terus meningkat. Hal ini tentunya tidak lepas dari peran masyarakat, khususnya para petani kita, mengingat hampir 80 persen masyarakat Kabupaten Sambas berprofesi sebagai petani,” jelasnya.

Ia menambahkan, pemerintah daerah akan terus memberikan dukungan melalui berbagai program di sektor pertanian guna meningkatkan hasil produksi pangan dan memperkuat ketahanan pangan daerah.

“Salah satunya melalui kegiatan seperti yang digelar saat ini, agar keterlibatan masyarakat secara menyeluruh dapat berperan dalam mendukung kemajuan peningkatan produksi pangan di wilayah Kabupaten Sambas,” harapnya. (Doel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *