Reses di Dapil 7, Mardani, SH Bantu Akses BPJS Ketenagakerjaan bagi Masyarakat

Sambas, Kalbar – Koran Perangi Korupsi

Anggota DPRD Kabupaten Sambas dari Fraksi PDI Perjuangan, Mardani, SH, melaksanakan kegiatan reses masa sidang II tahun 2026 di Daerah Pemilihan (Dapil) 7. Kegiatan rutin wakil rakyat ini digelar di sejumlah titik yang tersebar di tiga desa, yakni Desa Sebubus dan Desa Tanah Hitam di Kecamatan Paloh, serta Desa Tempapan Kuala di Kecamatan Galing.

Reses tersebut bertujuan untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung, sekaligus mempererat hubungan antara wakil rakyat dengan konstituennya di wilayah dapil. Kegiatan berlangsung dalam suasana dialogis, di mana masyarakat menyampaikan berbagai persoalan dan harapan, khususnya terkait kesejahteraan dan perlindungan sosial bagi para pekerja.

Kepada media ini, Sabtu (7/2/2026), Mardani, SH menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan reses berjalan lancar di dua kecamatan tersebut. Menurutnya, reses menjadi momen penting untuk mendengar langsung keluhan dan kebutuhan masyarakat.

“Alhamdulillah, reses berjalan lancar di semua titik. Ini menjadi kesempatan berharga bagi saya untuk mendengar langsung harapan dan aspirasi masyarakat, terutama terkait perlindungan keselamatan kerja,” ujar Mardani.

Sebagai bentuk kepeduliannya, Mardani memfasilitasi kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja bukan penerima upah, seperti nelayan dan pekerja mandiri. Program ini mencakup Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM), sehingga memberikan perlindungan sosial apabila terjadi risiko kerja maupun kondisi darurat.

“Saya sangat prihatin dengan kondisi masyarakat terkait keselamatan kerja. Oleh karena itu, saya membantu memfasilitasi kemudahan bagi pekerja mandiri dan nelayan agar dapat menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan,” jelasnya.

Ia menambahkan, iuran bulan pertama akan ditanggung secara pribadi, sedangkan pembayaran bulan-bulan berikutnya menjadi tanggung jawab masing-masing peserta. Di Desa Sebubus, Dusun Jeruju, tercatat sekitar 100 orang nelayan dan pekerja mandiri yang didaftarkan. Di Desa Tanah Hitam, jumlah peserta mencapai lebih dari 200 orang, sementara di Desa Tempapan Kuala, tepatnya di Dusun Siduk dan Dusun Parit Baru, terdapat sekitar 100 orang yang akan difasilitasi kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan melalui kantor cabang Singkawang.

Mardani menegaskan bahwa seluruh aspirasi yang diperoleh dalam reses akan menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan di DPRD Kabupaten Sambas.

“Masyarakat adalah sumber inspirasi bagi kami. Setiap masukan yang diterima akan kami bawa dan perjuangkan dalam pembahasan kebijakan di DPRD demi kesejahteraan bersama,” pungkasnya. (Doel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *