Sambas, Kalbar – Koran Perangi Korupsi.
Politeknik Negeri Sambas (Poltesa) menggelar Upacara Pengambilan Sumpah Pegawai Negeri Sipil (PNS) Tahun 2026 di Aula Gedung Kuliah Terpadu I Poltesa, Selasa (30/6/2026). Kegiatan berlangsung khidmat dan menjadi momentum penting bagi 21 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang resmi menyandang status sebagai PNS setelah sebelumnya berstatus Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Sebanyak 21 ASN yang mengikuti prosesi pengambilan sumpah terdiri dari 18 dosen dan tiga tenaga kependidikan (Tendik). Dengan telah diambil sumpahnya, seluruh pegawai tersebut kini resmi berstatus penuh sebagai PNS dan siap mengemban amanah sebagai insan pendidikan vokasi di lingkungan Poltesa di bawah naungan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Upacara tersebut dihadiri Direktur Poltesa beserta jajaran pimpinan, rohaniawan Islam, Katolik, dan Hindu dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sambas, serta seluruh pegawai yang mengikuti prosesi pengambilan sumpah.
Direktur Poltesa, Dr. Yuliansyah, S.E., M.E., melalui Humas Poltesa, Alang, pada Rabu (1/7/2026), menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pegawai yang telah resmi diambil sumpahnya sebagai PNS.
“Selamat dan sukses kepada Bapak dan Ibu yang hari ini resmi menjadi PNS. Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan penuh integritas, profesionalisme, dan tanggung jawab. Saya berharap seluruh dosen dan tenaga kependidikan yang telah diambil sumpahnya dapat memberikan kontribusi positif bagi kemajuan institusi serta mendukung percepatan pencapaian program-program strategis Poltesa,” ujarnya.
Ia menambahkan, momentum pengambilan sumpah ini diharapkan mampu melahirkan sumber daya manusia yang produktif, berintegritas, adaptif, inovatif, serta berorientasi pada pelayanan prima.
“Dengan semangat kebersamaan dan dedikasi yang tinggi, para PNS yang baru diambil sumpahnya diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan Poltesa sebagai perguruan tinggi vokasi yang unggul, berdaya saing, dan memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah maupun nasional,” pungkasnya. (Ria)