Sambas, Kalbar – Koran Perangi Korupsi
Bupati Sambas, H. Satono, menghadiri kegiatan koordinasi dan persiapan pelaksanaan Local Sustainability Development Project (LSDP) Tahun 2026 di Provinsi Kalimantan Barat, Sabtu (23/8/2026).
Kabupaten Sambas mendapat dukungan pembiayaan melalui program LSDP yang didukung Bank Dunia. Program ini difokuskan pada penguatan sistem pengelolaan sampah terpadu dan pembangunan berkelanjutan di daerah.

Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Sambas mengikuti agenda koordinasi bersama Pemerintah Kota Singkawang dan sejumlah pemerintah daerah terkait. Koordinasi dilakukan untuk menyinergikan persiapan pelaksanaan program agar berjalan sesuai dengan tujuan pembangunan yang telah ditetapkan.
Berdasarkan informasi yang disampaikan dalam kegiatan itu, Kabupaten Sambas memperoleh dukungan program LSDP Tahun 2026 senilai Rp107.116.800.000. Anggaran tersebut diharapkan dapat memperkuat infrastruktur dan sistem pengelolaan sampah terpadu di Kabupaten Sambas.
Program ini menjadi kabar baik bagi Kabupaten Sambas dalam upaya meningkatkan kualitas pengelolaan lingkungan. Melalui LSDP, sistem persampahan diharapkan semakin terintegrasi, efektif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Atas dukungan tersebut, Pemerintah Kabupaten Sambas menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Ketua Komisi II DPR RI, Dr. H. M. Rifqinizamy Karsayuda, S.H., M.H. (MRK), atas perhatian dan dukungannya terhadap pembangunan di Kabupaten Sambas.
Dukungan program LSDP diharapkan menjadi langkah penting dalam mewujudkan pengelolaan sampah yang lebih baik serta menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Bagi Kabupaten Sambas, program LSDP tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur persampahan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun sistem dan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan demi generasi mendatang. (Doel/Tim)