Bupati Sambas Satono Bayar Paket Sembako dengan Uang Pribadi, Warga Tangaran Terima Gratis

SAMBAS, KALBAR – KORAN PERANGI KORUPSI

SAMBAS – Warga Kecamatan Tangaran, Kabupaten Sambas, mendapat paket sembako gratis dalam kegiatan Pasar Murah yang digelar Senin (19/10/2026). Bupati Sambas, H. Satono, S.Sos.I., M.H., secara pribadi menanggung sisa pembayaran paket sembako sehingga warga tidak perlu membayar.

Kegiatan yang digelar Pemerintah Kabupaten Sambas bersama Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP) tersebut bertujuan menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi tahun 2026. Pasar murah dilaksanakan di empat desa, yakni Arung Parak, Pancur, Merpati, dan Tangaran.

Dalam sambutannya, Satono mengatakan kebutuhan masyarakat cenderung meningkat pada waktu-waktu tertentu. Kondisi tersebut dapat memicu kenaikan harga bahan pokok di pasaran.

“Kebutuhan masyarakat biasanya meningkat. Kondisi tersebut sering kali berdampak pada naiknya harga bahan pokok di pasar,” ujar Satono.

Setiap paket sembako memiliki nilai Rp130.000. Pemerintah Kabupaten Sambas memberikan subsidi Rp40.000 per paket sehingga warga semula hanya perlu membayar Rp90.000.

Paket tersebut berisi beras 5 kilogram, minyak goreng 1 liter, dan gula pasir 1 kilogram.

Namun, Satono memutuskan menanggung sisa pembayaran sebesar Rp90.000 per paket menggunakan uang pribadinya. Dengan demikian, seluruh paket sembako yang menjadi bagian dari program tersebut dapat diterima warga secara gratis.

“Setiap paket disubsidi Pemda Sambas sehingga sisa Rp90 ribu. Karena hanya sembilan puluh ribu, semuanya saya yang bayar dan saya gratiskan untuk bapak-ibu sekalian,” ungkap Satono.

Keputusan tersebut disambut antusias oleh warga yang telah memadati lokasi sejak pagi. Paket sembako yang semula dijual dengan harga subsidi akhirnya dibagikan tanpa biaya kepada masyarakat penerima.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Sambas H. Heroaldi Djuhardi Alwi, S.T., M.T., Sekretaris Daerah Dr. H. Rachmad Robbi, S.E., M.E., unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta para kepala perangkat daerah.

Selain pasar murah, kegiatan ini juga menyediakan layanan kesehatan gratis dan pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk). Layanan tersebut bertujuan memudahkan masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan dan mengurus dokumen kependudukan tanpa harus pergi ke pusat kota.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Sambas berupaya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok sekaligus menjaga daya beli di tengah perubahan harga bahan pangan. (S. Doel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *